
Jumat 13 Oktober 2023 menjadi hari puncak Pengabdian Masyarakat Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan. Adapun kegiatan acara di puncak pengabdian ini berupa diskusi dan sarasehan dengan mengangkat tema, Konservasi Mamalia Laut: Dulu, Sekarang, dan Nanti. Hadir sebagai pembicara yakni pengajar James Cook University Australia sekaligus Direktur Cetasean Sirenian Indonesia Dr. Putu Liza Mustika dan Pakar Pesut Mahakam dari Yayasan Konservasi RASI Ms. Dahlia. “Pentingnya konservasi mamalia laut, terutama Cetacean karena alasan kelangkaan spesies terkait status IUCN dan keberadaan mereka sebagai penyerap karbon yang baik”, pungkas mba Icha dalam paparannya. Selanjutnya Ms. Dahlia memberikan testimoni bahwa keberhasilan konservasi pesut Mahakam sampai saat ini karena adanya keterlibatan masyarakat lokal yang sadar akan arti pentingnya pesut Mahakam.
Dekan Fakultas Pertanian Dr. Fuad F. Mu’tamar, STP, M. Si. Yang membuka acara webinar ini berpesan, kontinuitas Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan dalam menjalin kerjasama dengan lembaga/badan baik tingkat nasional maupun internasional untuk konservasi mamalia laut, khususnya di perairan Madura perlu dipertahankan. Ketua Program Studi MSP, Abdus Salam Junaedi, M. Si juga menyambut baik kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa dalam pengabdian masyarakat yang melibatkan nelayan, penyuluh, dan masyarakat pesisir Kamal, Labang, dan Sepuluh Kabupaten Bangkalan dapat dilanjutkan untuk tahun yang akan datang.
Adapun Pengabdian Masyarakat ini bentuk kerjasama antara Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Pertanian UTM dengan Cetacean Sirenian Indonesia (Cetasi), Yayasan Konservasi RASI, BPSPL Denpasar, Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur, Dinas Perikanan Bangkalan, Forkopimda Bangkalan, TNI/Polri, dan Fakultas Kedokteran Hewan Unair. Semoga bukti nyata dan manfaat Pengabdian Masyarakat ini dalam kaitannya dengan konservasi mamalia laut terus berkelanjutan untuk saat ini maupun dimasa mendatang. *ab










